6 Cara Menghemat Energi Selama Musim Semi

Cuaca semakin hangat; saatnya untuk mengeluarkan panggangan, memanggil kembali pembersih kolam renang, dan mengeluarkan alat berkebun itu dari ruang bawah tanah. Ini musim semi! Tetapi musim semi juga berarti saatnya untuk melihat bagaimana Anda dapat menghemat energi paling banyak dan uang paling banyak.

Banyak Cara Menabung

Banyak orang dapat mentolerir cuaca dingin lebih baik daripada cuaca panas, yang berarti, saat cuaca semakin hangat, akan semakin sulit untuk melawan dorongan untuk menyalakan AC dan membiarkannya selama berjam-jam. Untungnya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu menjaga rumah tetap sejuk tanpa menghabiskan tagihan energi Anda.

  1. Tenang saja di termostat:
    • Setel suhu setinggi mungkin sambil tetap merasa nyaman. Semakin kecil perbedaan antara suhu dalam dan luar ruangan, semakin rendah tagihan Anda.
    • Jagalah agar rumah lebih hangat dari biasanya saat Anda pergi, sejuk saat Anda tiba di rumah. Setel suhu “Jauh” dan “Rumah” dengan mudah menggunakan termostat yang dapat diprogram.
    • Mengingat: Rumah Anda tidak akan mendingin lebih cepat jika Anda menyetel termostat ke suhu yang lebih dingin dari biasanya. Faktanya, hal ini kemungkinan besar akan mengakibatkan biaya yang tidak perlu dan tekanan yang berlebihan pada sistem pendingin.
  2. Maksimalkan jendela Anda:
    • Cegah panas masuk melalui jendela dengan memasang penutup jendela seperti tirai (interior dan / atau eksterior), awning, film reflektif tinggi, gorden, peneduh, panel berinsulasi, dan penutup jendela.
    • Jika Anda tinggal di daerah yang mendingin di malam hari, matikan AC Anda dan buka jendela saat Anda tidur. Saat Anda bangun, tutup jendela dan kerai untuk menjaga agar udara tetap sejuk, kecuali masih ada angin sejuk. Anda masih bisa menghirup udara sejuk yang baik ke dalam rumah di pagi hari sebelum matahari mulai menerpa rumah / pekarangan Anda.
  3. Nyalakan kipas langit-langit itu:
    • Dengan menggunakan kipas langit-langit yang dikombinasikan dengan AC, Anda sebenarnya dapat mengatur termostat empat derajat lebih tinggi tetapi ingat bahwa kipas angin mendinginkan orang, bukan ruangan. Jika Anda meninggalkan ruangan, matikan kipas angin.
    • Nyalakan kipas kamar mandi Anda saat mandi atau mandi untuk menghilangkan kelembapan dan panas.
  4. Turunkan suhu air:
    • Pemanas air Anda menggunakan 18 persen dari penggunaan energi rumah Anda. Turunkan suhu menjadi 120 derajat F.
  5. Minimalkan penggunaan alat dan pencahayaan buatan:
    • Menggunakan oven pada hari yang panas akan membuat rumah menjadi lebih hangat dan selanjutnya lebih sulit untuk didinginkan. Tempelkan kompor, microwave, atau pemanggang di luar.
    • Minimalkan menggunakan komputer atau TV, menjalankan mesin pencuci piring, atau menggunakan perangkat panas seperti pengering rambut.
    • Pasang pencahayaan efisien yang tidak mengeluarkan banyak panas.
  6. Segel kebocoran untuk mencegah udara panas keluar:
    • Tutupi retakan agar hangat tidak bocor ke dalam rumah.
    • Tambahkan penjepit atau dempul untuk menutup jendela dan pintu yang bocor.



Source by Stephan Kazanchian

bnsp
%d blogger menyukai ini: